Kamis, 10 Januari 2013
Lukislah Pelangi Dalam Lembaran Hidup
Sesungguhnya Allah tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru... Bunga selalu mekar dan mentari selalu bersinar...
Namun Allah akan memberi hikmah di setiap peristiwa, memberi bahagia setelah derita, senyum setelah air mata, berkah di setiap cobaan dan jawaban di setiap do'a...
Hidup tak selalu memberikan jalan yang mudah di setiap tanjakan serta tikungan namun dari sana kita akan belajar menjadi pribadi yang lebih kuat dalam perjalanan selanjutnya...
Allah tak menjanjikan bahwa hidup ini selalu mudah, namun yakinlah bahwa Allah selalu ada di sisi kita...
Saat didera kepedihan, cobaan yang seolah tiada henti, jangan kehilangan pegangan, jadikan Allah sebagai satu-satunya sandaran untuk memperoleh kekuatan. Tanamkan keyakinan bahwa kasih sayang serta pertolongan-Nya akan menguatkan kita dalam melaksanakan ikhtiar dan membuat kita istiqamah. Sungguh, Allah tak pernah meninggalkan hamba-Nya yang beriman.
Hidup tak selalu memberikan jalan yang mudah, namun tak perlu takut selagi kita di jalan yang diridhai Allah dan berada dalam petunjuk serta bimbingan-Nya. Semua itu akan memandu langkah kita menuju kedewasaan. Hadapi semua ujian hidup ini dengan kesabaran. Tersenyum dan ayunkan langkah dengan menyebut Asma-Nya bersama seluruh cinta dan kasih sayang-Nya. Kemudian, lukislah pelangi yang indah dalam lembaran hidup kita, nikmati hidup indah dalam naungan dan ridha-Nya.
=====
KEBIASAAN REMAJA ZAMAN SEKARANG
- Kekasih sakit khawatirnya minta ampun.
- Giliran Ibunya sakit ia malah cuek bebek.
- Kekasih ulang tahun bingung milih hadiah.
- Giliran Ibunya ulang tahun memberi selamatpun lupa.
- Kekasih belum makan perhatiannya selangit.
- Giliran Ibunya belum makan dibiarkan saja.
- Kekasih marah galau gak ketulungan.
- Giliran Ibunya marah malah membalas marah.
- Butuh kekasih setiap waktunya.
- Giliran butuh Ibunya kalau ada maunya saja.
Mereka lupa :
- Kalau lagi sakit manggil-manggil IBU.
- Kalau lagi butuh duit minta ke IBU.
- Kalau dimarahin Ayah ngadu ke IBU.
- Kalau minta apa aja bilangnya ke IBU.
GILIRAN IBU MENINGGAL MEREKA MENANGIS DAN MENYESAL...
Yang setuju angkat jempolnya...!!!
=====
KALIMAT PENGHAPUS DOSA
Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih laut.
1. Mengucap “Bismillah” pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.
2. Mengucap “Alhamdulillah” pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.
3. Mengucap “Astaghfirullah” jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.
4. Mengucap “Insya-Allah” jika merencanakan berbuat sesuatu dihari esok.
5. Mengucap “La haula wala kuwwata illa billah” jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diinginkan.
6. Mengucap “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” jika menghadapi dan menerima musibah.
7. Mengucap “Laa ilaa ha illa Allah Muhammadur Rasulullah” sepanjang siang dan malam, sehingga tak terpisah dari lidahnya.
=====
Sifat-Sifat Wanita Yang Tidak Disukai Menurut Islam
1) MANAANAH
Yaitu wanita yang senantiasa menyebut-nyebut pemberiannya
kepada suaminya hingga ia berkata. "Aku telah melakukan untukmu begini, begitu, begini dan begini."
2) HADAAQAH
Yaitu wanita yang selalu menginginkan apa yang dilihatnya
sehingga ia membebani suaminya untuk membelinya. Setiap kali mengujungi temannya dan melihat sesuatu yang dimilikinya ia
tertarik dan ingin membelinya.
3) HANAANAH
Yaitu isteri yang terlalu sayang dengan suami sebelumnya atau kepada
anak-anak dari suami pertamanya atau selalu rindu kepada rumah
keluarganya. Wanita begini lebih baik dijauhi.
4) BARAAQAH
Mengandung dua makna. Wanita yang di waktu siang ia bersolek dan
menghias wajahnya agar nampak cantik berkilau, atau wanita yang sering
suka marah karena makanan.
5) SYADAAQAH
Yaitu wanita yang
banyak berbicara. Dikisahkan dari Sa'ih Al-Azdi bahwasanya ada seorang
yang memberinya nasehat demikian. "Janganlah menikahi wanita yang
memiliki empat tipe berikut :
-- MUKHTALI'AH
Yaitu wanita yang suka menuntut 'khulu' yaitu cerai dengan harta
yang dibayarkan oleh pihak isteri atau mahar yang dikembalikan kepada suami tanpa sebab.
-- MUBARIYAH
Yaitu wanita yang sombong dan membanggakan faktor-faktor dunia.
-- 'AAHIRAH
yaitu wanita yang memiliki kekasih lain. (suka selingkuh)
-- NAASYIZ
Yaitu wanita yang mendominasi suaminya, baik perkataan maupun
perbuatannya. Selain yang tersebut di atas, berikut ini masih ada tambahan kriteria wanita yang tidak baik untuk dinikahi.
6) MAL'UUNAH
Yaitu wanita yang dilaknat oleh Rasulullah saw dan kita disuruh
melaknatnya karena Tabarruj nya [berdandan ala jahiliyah] dan
perbuatannya yang menyebarkan fitnah di antara manusia serta tidak taat
kepada Allah dan suaminya.
7) FARIK
Yaitu wanita yang selalu marah pada suaminya.
8) WARHAA'
Yaitu yang dungu.
Sahabat fillah, semoga tulisan ini bisa menjadi bahan intropeksi
kedalam diri kita, apakah kita mempunyai salah satu sifat buruk diatas?
atau malah bukan cuma satu tapi beberapa?
Yuk kita perbaiki
kualitas diri kita, dengan segala cara agar kita bisa menghilangkan
sifat-sifat tidak baik diatas, sehingga bisa
menjadi wanita muslimah
sejati, berahlak mulia, berhati bersih, istiqomah dan tentunya akan
lebih di sayang Allah, disayang suami, ibu/bapak/teman/anak dll, dsb.
Semoga kamu (wanita) bisa menjadi wanita muslimah terbaik, baik di
keluarga kita, lingkungan kita, dan insya Allah Negara kita. Dan Insya
Allah bahagia dunia akhirat akan kita dapatkan. Aamiin...
=====
Do’a Cinta Sang Pengantin
Ya Allah,
Andai Kau berkenan, limpahkanlah rasa cinta kepada kami,
Yang Kau jadikan pengikat rindu Rasulullah dan Khadijah Al Qubro
Yang Kau jadikan mata air kasih sayang
Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az Zahra
Yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi-Mu yang suci.
Ya Allah,
Andai semua itu tak layak bagi kami,
Maka cukupkanlah permohonan kami dengan ridlo-Mu
Jadikanlah kami Suami & Istri yang saling mencintai di kala dekat,
Saling menjaga kehormatan dikala jauh,
Saling menghibur dikala duka,
Saling mengingatkan dikala bahagia,
Saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
Serta saling menyempurnakan dalam peribadatan.
Ya Allah,Sempurnakanlah kebahagiaan kami
Dengan menjadikan perkawinan kami ini sebagai ibadah kepada-Mu
Dan bukti ketaatan kami kepada sunnah Rasul-Mu. Amin..
Kata kata lembut yang kita bisikkan pada pasangan kita
Tersimpan disuatu tempat rahasia di Surga
Pada suatu hari, mereka aka berjatuhan bagaikan hujan, lalu tersebar
Dan misteri cinta kita akan tumbuh bersemi
Disegala penjuru bumi
(Jalaaluddin Ar Rumi)
RENUNGKANLAH: MAAFKAN BILA AKU MENGELUH!
Hari ini, di sebuah bus, kulihat seorang wanita sangat cantik dengan hijab yang menawan. Aku ingin secantik dia. Tiba-tiba ia bangkit dan melangkah gontai. Ia berkaki satu, berjalan pincang, memakai tongkat kayu. Namun ketika lewat, ia tersenyum.
Oh Tuhan, maafkan aku bila selalu mengeluh. Aku punya dua kaki. Dunia ini milikku.
Aku berhenti untuk membeli gula-gula. Anak laki laki penjualnya sangat menyenangkan. Aku berbicara kepadanya, ia pun menyambut gembira. Seandainya aku terlambat, aku takkan menyesal. Ketika aku hendak pergi, ia berkata,
"Terima kasih. Engkau telah begitu baik kepadaku. Menyenangkan sekali berbicara dengan orang sepertimu. Ketahuilah," katanya,
"Sesungguhnya aku buta."
Oh Tuhan, maafkan aku bila selalu mengeluh. Aku punya dua mata. Dunia ini milikku.
Lalu, ketika sedang menyusuri jalan, aku melihat seorang anak bermata biru. Ia sendiri melihat anak-anak lain bermain. Ia tidak tahu apa yang bisa ia lakukan. Aku berhenti sejenak, lalu berkata,
"Mengapa kau tidak bermain dengan yang lain, Nak?" Ia menatap ke muka, tidak menjawab. Kemudian aku pun sadar, ternyata ia tuli.
Oh Tuhan, maafkan aku bila selalu mengeluh. Aku punya dua telinga. Dunia ini milikku.
Dengan dua kaki yang dapat membawaku kemana saja, dengan dua mata yang dapat memandang cahaya mentari ketika terbenam, dengan dua telinga yang dapat mendengar apa saja yang ingin kuketahui, oh ... Tuhan, maafkan bila aku selalu MENGELUH.
=====
MENGAPA AKAU HARUS MENIKAHIMU?
Ini adalah kisah seorang pemuda tampan yang shalih dalam memilih calon istri, kisah ini tak bisa dipastikan fakta atau tidak, namun semoga pelajaran yang ada didalamnya dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama Muslimah yang belum menikah semoga menjadi renungan.
Ia sangat tampan, taat (shalih), berpendidikan baik, orangtuanya menekannya untuk segera menikah.
Mereka, orangtuanya, telah memiliki banyak proposal yang datang, dan dia telah menolaknya semua. Orangtuanya berpikir, mungkin saja ada seseorang yang lain yang berada di pikirannya.
Namun setiap kali orangtuanya membawa seorang wanita ke rumah, pemuda itu selalu mengatakan "dia bukanlah orangnya!"
Pemuda itu menginginkan seorang gadis yang relijius dan mempraktekkan agamanya dengan baik (shalihah). Suatu malam, orangtuanya mengatur sebuah pertemuan untuknya, untuk bertemu dengan seorang gadis, yang relijius, dan mengamalkan agamanya. Pada malam itu, pemuda itu dan seorang gadis yang dibawa orangtuanya, dibiarkan untuk berbicara, dan saling menanyakan pertanyaan satu sama lainnya, seperti biasa.
Pemuda tampan itu, mengizinkan gadis itu untuk bertanya terlebih dahulu.
Gadis itu menanyakan banyak pertanyaan terhadap pemuda itu, dia menanyakan tentang kehidupan pemuda itu, pendidikannya, teman-temannya, keluarganya, kebiasaannya, hobinya, gaya hidupnya, apa yang ia sukai, masa lalunya, pengalamannya, bahkan ukuran sepatunya…
Si pemuda tampan menjawab semua pertanyaan gadis itu, tanpa melelahkan dan dengan sopan. Dengan tersenyum, gadis itu telah lebih dari satu jam, merasa bosan, karena ia sedari tadi yang bertanya-tanya, dan kemudian meminta pemuda itu, apakah ia ingin bertanya sesuatu padanya?
Pemuda itu mengatakan, baiklah, Saya hanya memiliki 3 pertanyaan. Gadis itu berpikir girang, baiklah hanya 3 pertanyaan, lemparkanlah.
Pemuda itu menanyakan pertanyaan pertama:
Pemuda: Siapakah yang paling kamu cintai di dunia ini, seseorang yang dicintai yang tidak ada yang akan pernah mengalahkannya?
Gadis: Ini adalah pertanyaan mudah, ibuku. (katanya sambil tersenyum)
Pertanyaan ke-2
Pemuda: Kamu bilang, kamu banyak membaca Al-Qur'an, bisakah kamu memberitahuku surat mana yang kamu ketahui artinya?
Gadis: (Mendegar itu wajah si Gadis memerah dan malu), aku belum tahu artinya sama sekali, tetapi aku berharap segera mengetahuinya insya Allah, aku hanya sedikit sibuk.
Pertanyaan ke-3
Pemuda: Saya telah dilamar untuk menikah, dengan gadis-gadis yang jauh lebih cantik daripada dirimu, Mengapa saya harus menikahimu?
Gadis: (Mendengar itu si Gadis marah, dia mengadu ke orangtuanya dengan marah), Aku tidak ingin menikahi pria ini, dia menghina kecantikan dan kepintaranku.
Dan akhirnya orangtua si pemuda sekali lagi tidak mencapai kesepakatan menikah. Kali ini orangtua si pemuda sangat marah, dan mengatakan "mengapa kamu membuat marah gadis itu, keluarganya sangat baik dan menyenangkan, dan mereka relijius seperti yang kamu inginkan. Mengapa kamu bertanya (seperti itu) kepada gadis itu? beritahu kami!".
Pemuda itu mengatakan, Pertama aku bertanya kepadanya, siapa yang paling kamu cintai? dia menjawab, ibunya. (Orangtuanya mengatakan, "apa yang salah dengan itu?") pemuda itu menjawab, "Tidaklah dikatakan Muslim, hingga dia mencintai Allah dan RasulNya (shalallahu'alaihi wa sallam) melebihi siapapun di dunia ini". Jika seorang wanita mencintai Allah dan Nabi (shalallahu'alaihi wa sallam) lebih dari siapapun, dia akan mencintaiku dan menghormatiku, dan tetap setia padaku, karena cinta itu, dan ketakutannya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan kami akan berbagi cinta ini, karena cinta ini adalah yang lebih besar daripada nafsu untuk kecantikan.
Pemuda itu berkata, kemudian aku bertanya, kamu banyak membaca Al-Qur'an, dapatkan kamu memberitahuku arti dari salah satu surat? dan dia mengatakan tidak, karena belum memiliki waktu. Maka aku pikir semua manusia itu mati, kecuali mereka yang memiliki ilmu. Dia telah hidup selama 20 tahun dan tidak menemukan waktu untuk mencari ilmu, mengapa Aku harus menikahi seorang wanita yang tidak mengetahui hak-hak dan kewajibannya, dan apa yang akan dia ajarkan kepada anak-anakku, kecuali bagaimana untuk menjadi lalai, karena wanita adalah madrasah (sekolah) dan guru terbaik. Dan seorang wanita yang tidak memiliki waktu untuk Allah, tidak akan memiliki waktu untuk suaminya.
Pertanyaan ketiga yang aku tanyakan kepadanya, bahwa banyak gadis yang lebih cantik darinya, yang telah melamarku untuk menikah, mengapa Aku harus memilihmu? itulah mengapa dia mengadu, marah. (Orangtua si pemuda mengatakan bahwa itu adalah hal yang menyebalkan untuk dikatakan, mengapa kamu melakukan hal semacam itu, kita harus kembali meminta maaf). Si pemuda mengatakan bahwa Nabi (shalallahu'alaihi wa sallam) mengatakan "jangan marah, jangan marah, jangan marah", ketika ditanya bagaimana untuk menjadi shalih, karena kemarahan adalah datangnya dari setan. Jika seorang wanita tidak dapat mengontrol kemarahannya dengan orang asing yang baru saja ia temui, apakah kalian pikir dia akan dapat mengontrol amarah terhadap suaminya?
Pelajaran akhlak dari kisah tersebut adalah, pernikahan berdasarkan:
Ilmu, bukan hanya penampilan (kecantikan).
Amal, bukan hanya berceramah atau bukan hanya membaca.
Mudah memaafkan, tidak mudah marah.
Ketaatan/ketundukan/keshalihan, bukan sekedar nafsu.
Dan memilih pasangan yang seharusnya:
Mencitai Allah lebih dari segalanya.
Mencintai Rasulullah (shalallahu ‘alai wa sallam) melebihi manusia manapun.
Memiliki ilmu Islam, dan beramal/berbuat sesuai itu.
Dapat mengontrol kemarahan.
Dan mudah diajak bermusyawarah, dan semua hal yang sesuai dengan ketentuan syari'at Islam.
Rasulullah shalalahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:
"Wanita dinikahi karena empat hal, [pertama] karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Carilah yang agamanya baik, jika tidak maka kamu akan tersungkur fakir." (HR. Bukhari no. 5090, Muslim no. 1466)
=====
Langganan:
Postingan (Atom)